Monday, June 27, 2005

surat cinta #1 gue

26 juni 2005

makasih untuk puisinya yach.....
sayang sekali nggak ada yang bisa ella lakukan untuk ngebalessemua kebaikan Aa.
syukur aku kepada Mu ya Allah....
Engkau memberikan aku seorang SAHABAT yang bisa memberikan perhatian dan kasih sayang yang aku nantikan selama ini.
izinkanlah ia untuk dapat selalu teman dalamkesendirianku,dan jadikanlah iauntuk dapat selalu menerima dan memahami segala keterbatasan yang ada dalam diridan hidupku.
met tidur 'N' have a nice dream, don't forget to pray before goin to bed. the last good luck for your examinitation, be remember for our future, OK.

yours
ELLA

Monday, June 20, 2005

i love you

kekasihku ella

damaikan hatiku dengan senyummu
sejukkan jiwaku dengan emosimu
lantunkan nada indah untukku
dan aku abadi dalam belaianmu.

entang311

mimpi dan harapan

Mimpi dan Harapan

Damai dunia ini aku rasakan
Ketika angin berhembus lembut
Menyentuh tubuh lemah ini
Menyirami kalbu yang gersang

Langit seakan riang gembira
Cahaya mentari hangat menyapa
Semua terlihat sempurna
Kendati semua hanya fana

Allah telah mencipta semua ini
Demi kita agar gembira
Namun terkadang kita tak pernah bersyukur
Menerima semuanya

Tugas kita belum selesai
Tak pernah akan selesai
Selama kita terus bermimpi
Terhanyut dan tak berusaha

Mimpi perlu untuk bertahan
Harapan perlu demi masa depan
Mimpi dan harapan selalu bersama
Berjalan saling dukung

Tiada mimpi yang sia-sia
Harapan pun akan nyata
Mimpi awal harapan
Harapan membawa kebahagiaan

Creative by : Entang H.
Appidae’s moga makin kompak
Kebenaran nan menyakitkan

Selintas cahaya lewat lugas
Seberkas sinar menyapa parasnya
Dibalik embun pagi yang sejuk
Riang tawanya hilang ditelan kabut tebal

Canda bahagiamu dulu aku suka
Hening ………… !
Duniaku hilang, mana aku tahu?
Hidupku lambat, bukan salahku?
Jalanku buntu, pedulikah aku?
Jurang curam, haruskah aku loncat?

Hening ini pedih
Sepi bagai mata belati
Waktu terus bergulir tanpa henti
Mungkinkah aku terus bermimpi?

Ayam berkokok nyaring
Suara kambing ribut kembali
Burung liar pun berkicau ramai
Aku mesti bangun, benarkah itu …………..?

Cahaya itu mulai pudar
Aku tak heran sebab telah biasa
Terang gelap indah berganti
Itulah jalanku !

Entang 311
(Lucifer)


Karunia

Debur ombak menyapa dunia
Pasir putih menghias hari cerah
Karang terjal kokoh dan sombong
Nyiur melambai mengundang kerinduan

Riang camar kian bekejaran
Membawa suara-suara jiwa
Ketika semua merasa kecewa
Kau tetap tersenyum indah

Aku berdiri diantara mereka
Gundah hati mencari sandaran
Ingin mengadu tak ada siapa
Teriakku tak sempat menggema

Terkadang kebahagian yang ada
Membawa air mata tak terkira
Desiran angin menerpa wajahku
Menambah beratnya hati ‘tuk menempuh hari ini

Ya Robbi Ya Karim…
Pantaskah aku menangis
Pantaskah aku memohon padamu
Sedang diriku penuh dengan debu

Creative By : Entang311
Salam bahagia buat Ranger appidae




DUA SISI


Lelah kini aku berjalan
Naluriku hilang tak berdaya
Sayapku pun enggan mengembang
Hingga kini aku terpuruk di persimpangan

Senyum itu kini bias
Terhempas kilauan surya
Seiring waktu berjalan senyum itu menghilang
Pergi keduniamu nan gemerlap

Aku rindu canda itu
Aku damba senyum manis itu
Sapa lembutmu tetap mengisi hatiku
Bening matamu selalu menjadi cahaya batinku

Tak kuasa kini aku menggapaimu
Tak sanggup sayapku kini melindungi jiwamu
Naluriku menuntunku kembali
Kembali ke duniaku yang gelap dan sunyi

Tiada kegembiraan kini ku rasa
Senda gurau pun tak lagi tercipta
Keheningan ini begitu pasti dan asli
Membawaku kembali sendiri

Akhirnya .................
Dunia kita pun tetap berbeda
Sekian lama aku berusaha untuk menembus perisai duka
Namun kembali ketemu luka

Kendati sayapku kini mengembang
Naluriku kembali liar
Dan aku hanya bisa memandangmu
Dari bilik kegelapanku

Cinta memang menuntut pengorbanan
Ketulusan dan keikhlasan dari mahluk
Berharap dapat saling membahagiakan
Kendati akhirnya tinggal dalam kesunyian

Namun aku tetap bahagia
Kita tetap saling melindungi
Dari sisi dunia yang berbeda
Terus seiring yang tak akan pernah bersama

Sayapku, jiwaku ...........
Kesetiaanku dan janjiku ..............
Ketulusan sang pengabdi
Senyumku abadi bersamamu



Creative By : Entang 311



DIA DAN SENJA


Angin dingin bertiup kencang

Menerbangkan helai demi helai mahkotamu
Menerpa mesra raga indahmu
Seakan tak ingin kalah oleh kecupan ombak di kakimu


Upuk horizon mulai merona
Serat serat awan menjaring keheningan
Mengantarkan jiwa – jiwa resah
Sejenak mengangkatkan belahan tangan memujinya


Kidung riang sang camar
Membangun symponi alam raya
Memancarkan kerinduan nan sangat pada senja
Senja nan elok, tak lama lagi tiada

Pantai indah ini kian terasa senyap
Namun dia masih berdiri disana
Diantara kehampaan hati yang tercipta
Dia berharap elegi senja meyampaikan senyumnya pada dia

Dia percaya pada senja
Mampu menyampaikan getaran hatinya pada pujaan hati
Sebagaimana ia percaya pada elegi senja
Esok akan datang menyambut senyumnya.


created by
entang311